<a href="javascript:;">Komisi Informasi Sulawesi Selatan Gelar Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, Jeneponto Raih Predikat “Cukup Informatif”</a> HUT KORPRI KE- 51 TAHUN 2022 : KORPRI MELAYANI, BERKONTRIBUSI, DAN BERINOVASI UNTUK NEGERI. MEMAKNAI PERINGATAN HARI GURU NASIONAL JENEPONTO ADAKAN GERAK JALAN SANTAI UNTUK PERINGATI HKN KE-58 DIALOG KEPEREMPUANAN : JENEPONTO ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN <a href="javascript:;">Sekda Jeneponto Beri Semangat Peserta Gebyar Aksi Bergizi untuk Sulsel Sehat dan Produktif</a> <a href="javascript:;">PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CALON APARATUR SIPIL NEGARA PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA UNTUK JABATAN FUNGSIONAL GURU LINGKUP PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO TAHUN ANGGARAN 2022</a> <a href="javascript:;">Iksan Iskandar Ajak Stakeholder Komitmen Cegah Stunting Di Jeneponto</a> <a href="javascript:;">Sekda buka Musda Ke II DMI Jeneponto, ini harapannya</a> SURAT EDARAN PENGGUNAAN PAKAIAN DINAS ASN LINGKUP PEMKAB JENEPONTO

Bahas Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mallasoro, Paris Yasir Harap Ini*

Makassar- Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir membuka focus group discussion (FGD) rumusan rencana detail tata ruang kawasan perkotaan Mallasoro, Selasa (30/11/2021) di Hotel Aston Makassar. Hadir dalam FGD ini sejumlah pimpinan OPD dan konsultan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

Paris Yasir dalam sambutannya menyambut baik dan memberi apresiasi kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara Pemda Jeneponto dengan Kementerian ATR/BPN.

“Terimakasih atas support dari Kementerian dalam mewujudkan Kawasan Perkotaan Mallasoro. Tentunya kajian RDTR ini akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pembangunan Mallasoro tersebut yang akan disharing ke pihak investor,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa RDTR ini akan menjadi dokumen perencanaan yang disahkan ke dalam Peraturan Kepala Daerah sebagai bentuk penguatan.

“Saya berharap setelah konsep ini disahkan maka selanjutnya perlu segera dirumuskan tahapan implementasinya. Ini kita wujudkan bersama sebagai bagian dari membangun daya saing daerah”, pungkas Paris Yasir.

Sementara itu fasilitator Ilham Yahya menguraikan berbagai muatan dari draft RDTR.

“Di draft ini kita sudah tuangkan sisi wilayah perencanaan, peta pengembangan pusat pelayanan, peta rencana jaringan transportasi, rencana jaringan drainase, jaringan energi, pariwisata, pertanian, jaringan telekomunikasi, jaringan persampahan dan peta rencana jaringan prasarana lainnya”, ungkap Ilham.

Kegiatan diskusi ini berlangsung hangat dan dinamis. (*)